WARTA 24 NUSA TENGGARA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Begini Nasib Romo Mar yang Hilang di Pantai Wai Ri'i Sikka

Posted by On 21.07

Begini Nasib Romo Mar yang Hilang di Pantai Wai Ri'i Sikka

Pastor Hilang di Pantai Kolisia

Begini Nasib Romo Mar yang Hilang di Pantai Wai Ri'i Sikka

Puluhan meter dari pondok itu, seorang pria hendak membuat perapian di bawah pohon lamatoro, sedangkan

Begini Nasib Romo Mar yang Hilang di Pantai Wai Ri'i SikkaPOS KUPANG/EUGENIUS MOASophia Nae (jaket putih) mengambil pasir saat `ritus' memanggil anaknya Romo Yohanes Marthinianus Rada, O.Carm, di Pantai Wai Ri'i, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Sikka, Kamis (21/12/2017).

POS KUPANG.COM -- Keheningan sungguh terasa di Pantai Wai Ri'i,i Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (27/12/2017) pukul 11.00 Wita. Pantai di sisi ruas jalan nasional lintas utara Pulau Flores, 14 Km arah utara Kota Maumere hari itu sepi. Empat pondok tempat istirahat tak ada penghuninya.

Puluhan meter dari pondok itu, seorang pria hendak membuat perapian di bawah pohon lamatoro, sedangkan dua orang pria lain menunggu di bale-bale sederhana di bawah pondok.

Sepinya pantai siang itu sungguh ironi. Apalagi saat ini masih dalam suasana liburan. Pada tahun-tahun sebelumnya, pantai ini selalu ramai dikunjungi warga yang mengisi waktu libur akhir akhir. Sepinya pantai ini seturut musibah yang terjadi awal pekan lalu.

Pada hari Selasa (19/12/2017) Romo Yohanes Marthinianus Rada,O.Carm diduga tenggelam di pantai berpasir hitam dan sebagian karang ini. Rabu (27/12/2017) merupakan hari kedelapan sejak hilangnya Romo Mar, sapaan akrab Romo Yohanes Marthinianus Rada, O.Carm (32).

Baca: Ini Alasan SAR Maumere Berhenti Mencari Romo Mar Yang Ddiduga Tenggelam di Kolisia

Selama sepekan semua tenaga, waktu, pikiran dan mata tim pencari tertuju ke pantai itu. Ketika tim SAR dibantu aparat kepolisian, TNI dan masyarakat bersama unit pendukung turun melaut mencari Romo Mar, ratusan orang cemas menanti di bibir pantau. Namun, sampai hari ketujuh, hingga Basarnas menutup usaha pencarian, nasib Romo Mar masih misterius.

Sophia Nae, ibunda Romo Mar, sanak famili, handai taulan dan umat Katolik kehilangan seorang imam dan gembala. Wanita paru bayah ini datang dari kediamannya di Jalan Nangka Kota Ende untuk berjumpa kembali dengan anak bungsu dari empat bersaudara. Ia sudah siap menerimanya dalam keadaan apapun, termasuk meninggal dunia karena tenggelam di Pantai Wai Ri'i, misalnya.

Saat tiba pantai ini Kamis (21/12/2017) siang di tengah hujan, Mama Sophia berjalan di bawah rimbunan pohon lamatoro dan gamal sambil mendekap ke dadanya selembar kertas dengan foto (undangan saat tahbisan Romo Mar).

Berdiri sejenak di bibir pantai, ia memandang ke emp at unit perahu karet yang sedang melakukan pencarian. Semua warga yang semula menyaksikan usaha tim SAR, datang mengeruminya ibu kandung Romo Mar ini.

Baca: Setiap Kali Mandi di Pantai Kolisia, Romo Marthinianus Selalu Membawa Ini

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Eugenis Moa Editor: Putra Sumber: Pos Kupang Cetak Ikuti kami di Ngotot Pilih Jalur Sendiri, Sopir Taksi Online Turunkan Wanita dan Ketiga Anaknya di Pinggir Jalan Sumber: Google News | Warta 24 Sikka

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »