WARTA 24 NUSA TENGGARA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 00.48

Dikebut, Pembangunan DDT Manggarai-Cikarang Ditarget ...

Dikebut, Pembangunan DDT Manggarai-Cikarang Ditarget Rampung 2020 Reporter:

Antara

Editor:

Anisa Luciana

Sabtu, 3 Maret 2018 08:09 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Double-Double Track di Cipinang, 22 Desember 2017. Rel kereta ini untuk memisahkan jalur lintasan KRL Jakarta-Cikarang dengan lintasan antar kota itu ditargetkan rampung pada awal 2019. Tempo/Fakhri Hermansyah

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Double-Double Track di Cipinang, 22 Desember 2017. Rel kereta ini untuk memi sahkan jalur lintasan KRL Jakarta-Cikarang dengan lintasan antar kota itu ditargetkan rampung pada awal 2019. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan proyek rel dwi ganda atau Double-double Track (DDT) Manggarai-Cikarang ditargetkan rampung pada 2020, atau lebih cepat dari target semula, yaitu pada 2022.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat, 2 Maret 2018, Menhub mengatakan untuk mempercepat pengerjaan proyek DDT Manggarai-Cikarang, pihaknya meminta Dirjen Perkeretaapian untuk melakukan dua hal, yaitu pembebasan tanah dan pengaturan waktu jeda antar kereta.

"Rencananya DDT selesai 2022, bisa dibayangkan kalau menunggu 2022, kapasitas perjalanan sangat minimal. Oleh karenanya saya minta Dirjen Perkeretaapian untuk lebih intens agar proyek ini bisa selesai pada 2020," katanya.

Baca juga: Penyelesaian Pr oyek DDT, Kemenhub Terkendala Pembebasan Lahan

"Pertama yang kami lakukan di lapangan yaitu pembebasan tanah. Kami akan minta bantuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan dukungan terhadap proyek DDT ini," kata Menhub lagi.

Selanjutnya, untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut, Menhub juga meminta untuk berkoordinasi terkait pengaturan masa jeda antar kereta.

"Yang kedua adalah window time. Window time ini kadang ada satu atau dua jam. Untuk itu saya minta dipastikan paling tidak ada empat jam," katanya.

Selain itu, Menhub juga meminta Kepala PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 untuk terus memantau perjalanan kereta sehingga tidak ada keterlambatan kereta di Stasiun Manggarai.

"Kita tahu bahwa di situ adalah titik teramai perlintasan kereta api dalam kota maupun luar kota. Untuk itu saya minta Daop 1 memastikan jangan sampai ada keterlam batan, harus dipantau secara detail," kata Menhub.

Tahun lalu, Kementerian Perhubungan telah meresmikan tiga DDT di Stasiun Bekasi Timur, Cibitung, dan Cikarang. Tahun ini diproyeksikan akan diresmikan lima stasiun baru, yaitu Stasiun Klender, Buaran Baru, Klender Baru, Cakung dan Kranji.

Rencananya, DDT di lima stasiun tersebut akan selesai pada bulan Oktober 2018 bersama dengan Dipo Cipinang.

ANTARA

Terkait
  • Penumpang Merokok Dekat Pesawat Citilink, Ini Respons Menhub

    Penumpang M erokok Dekat Pesawat Citilink, Ini Respons Menhub

    17 jam lalu
  • Elek Yo Band di Java Jazz, Sri Mulyani Dkk Akan Bawakan 3 Lagu

    Elek Yo Band di Java Jazz, Sri Mulyani Dkk Akan Bawakan 3 Lagu

    1 hari lalu
  • STIP Jakarta dan Marunda Center Terminal Jalin Kerja Sama SDM

    STIP Jakarta dan Marunda Center Terminal Jalin Kerj a Sama SDM

    2 hari lalu
  • Menhub: Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Maret 2018

    Menhub: Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Maret 2018

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Pelemahan Rupiah Terburuk dalam Beberap   a Tahun Terakhir

    Pelemahan Rupiah Terburuk dalam Beberapa Tahun Terakhir

    18 jam lalu
  • 8 Cara Pemerintah Hitung Pajak Pebisnis yang Tak Lapor Omzet

    8 Cara Pemerintah Hitung Pajak Pebisnis yang Tak Lapor Omzet

    21 jam lalu
  • Rupiah Melemah, BI: Fenomena Dunia Seperti di 2013 dan 2015

    Rupiah Melemah, BI: Fenomena Dunia Seperti di 2013 dan 2015

    22 jam lalu
  • Alexander Rusli Jadi Salah Satu Investor Tempo

    Alexander Rusli Jadi Salah Satu Investor Tempo

    1 hari lalu
  • Foto
  • Astindo Traver Fair Tawarkan Tiket Melancong Murah Meriah

    Astindo Traver Fair Tawarkan Tiket Melancong Murah Meriah

    20 jam lalu
  •    Berburu Sneakers Keren dalam Acara Jakarta Sneakers Day

    Berburu Sneakers Keren dalam Acara Jakarta Sneakers Day

    1 hari lalu
  • Antusiasme Warga Memilih Rumah DP Nol Rupiah di Cilincing

    Antusiasme Warga Memilih Rumah DP Nol Rupiah di Cilincing

    2 hari lalu
  • Suasana Hari Terakhir Registrasi Kartu SIM Prabayar

    Suasana Hari Terakhir Registrasi Kartu SIM Prabayar

    2 h ari lalu
  • Video
  • Lelang Koleksi Pribadi Pejabat, Ini Barang-Barangnya

    Lelang Koleksi Pribadi Pejabat, Ini Barang-Barangnya

    3 hari lalu
  • Berdirinya Desa Wisata Marga Baru Tingkatkan Pendapatan Masyaraka

    Berdirinya Desa Wisata Marga Baru Tingkatkan Pendapatan Masyaraka

    5 hari lalu
  • Mengenal Bitcoin

    Mengenal Bitcoin

    5 hari lalu
  • Bongkar Muat Ribuan Ton Beras Vietnam Masuk Gudang Bulog

    Bongkar Muat Ribuan Ton Beras Vietnam Masuk Gudang Bulog

    16 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pelemahan Rupiah Terburuk dalam Beberapa Tahun Terak hir

  • 2

    Pemerintah Tegaskan Tak Pungut Pajak Atas Harta Warisan

  • 3

    Bank Indonesia: Nilai Rupiah Memang Sudah Undervalue

  • 4

    Registrasi Kartu Prabayar Capai 317 Juta Nomor Pelanggan

  • 5

    Kadin Sebut Sistem Perhitungan Pajak Tak Adil, Ini Sebabnya

  • Fokus
  • Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

    Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

  • Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

    Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

  • Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

    Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Te rcemar

  • Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

    Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

  • Terkini
  • Pembiayaan Berbasis Akad Syariah, BNI Syariah Gandeng Kampus

    Pembiayaan Berbasis Akad Syariah, BNI Syariah Gandeng Kampus

    1 jam lalu
  • Baru Memulai Bisnis, Ini Tips Memperkecil Peluang Resiko

    Baru Memulai Bisnis, I ni Tips Memperkecil Peluang Resiko

    1 jam lalu
  • Rupiah Melemah, Menko Darmin Tak Khawatir karena IHSG Menguat

    Rupiah Melemah, Menko Darmin Tak Khawatir karena IHSG Menguat

    4 jam lalu
  • Gagal Registrasi Kartu Prabayar? Ini Saran Singkat Dukcapil

    Gagal Registrasi Kartu Prabayar? Ini Saran Singkat Dukcapil

    6 jam lalu
  • Program Satu Juta Rumah, Rusun Mahasiswa di Batam Diresmikan

    Program Satu Juta Rumah, Rusun Mahasiswa di Batam D iresmikan

    6 jam lalu
  • Larangan ke Eropa: Sriwijaya, Wings, Susi Air Jalani Penilaian

    Larangan ke Eropa: Sriwijaya, Wings, Susi Air Jalani Penilaian

    6 jam lalu
  • Jasa Marga Raih Penghargaan Platinum dari ICCA III 2018

    Jasa Marga Raih Penghargaan Platinum dari ICCA III 2018

    7 jam lalu
  • Harga Minyak Dunia Naik, INDEF Sarankan Belanja Subsidi Ditambah

    Harga Minyak Dunia Naik, INDEF Sarankan Belanja Subsidi Ditambah

    7 jam lalu
  • Di Depan Bos IMF, CEO Bukalapak Sebut Kriteria Karyawan Ideal

    Di Depan Bos IMF, CEO Bukalapak Sebut Kriteria Karyawan Ideal

    7 jam lalu
  • Sri Mulyani dan Elek Yo Band Akhiri Aksi Panggung, Penonton: Lagi

    Sri Mulyani dan Elek Yo Band Akhiri Aksi Panggung, Penonton: Lagi

    7 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Tim Ferrari, dari Alberto Ascari hingga Kimi Raikonen

    Jauh sebelum Kim i Raikonen, tim Ferrari sudah berlaga di Formula 1 sejak 1950. Tim itu telah meraih berbagai prestasi, baik driver maupun constructor.

    Sumber: Google News | Warta 24 Manggarai

    no image

    Posted by On 00.48

    Manggarai Barat Dibantu Rp15 Miliar untuk Tangani Sampah

    Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

    Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mendapat bantuan dana senilai Rp15 miliar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menangani sampah di Kota Labuan Bajo.

    "Menteri LHK telah mem-backup kami menangani masalah sampah di Kota Labuan Bajo dengan dana sebesar Rp15 miliar," kata Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula saat dihubungi Antara dari Kupang, Sabtu (3/3/3018).

    Ia mengatakan, dana sebesar itu akan dimanfaatkan pada 2018 untuk pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang diangkut dari Kota Labuan Bajo. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menyiapkan lahan seluas lima hektare di Desa Warloka untuk mendukung pembangunan TPA dimaksud.

    "Lokasinya cukup jauh dari kota, pemerintah daerah mendukungnya dengan membangun jalan menuju TPA tersebut,&q uot; katanya.

    Bupati Agustinus menjelaskan, terdapat lahan sekitar lima hektare di daerah juga yang selama ini sudah dimanfaatkan sebagai TPA.

    Namun, lanjutnya, kapasitas TPA tersebut sudah tidak memungkinkan lagi akibat produksi sampah yang terus meningkat seiring perkembangan Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 daerah wisata prioritas nasional yang banyak dikunjungi wisatawan.

    Ia mengatakan, hasil penelitian mendapati jumlah produksi sampah di Kota Labuan Bajo tercatat mencapai 112 meter kubik per hari dengan jenis yang beragam. Untuk itulah, menurutnya, penanganan sampah akan lebih maksimal dengan tersedianya infrastruktur pendukung berupa TPA baru tersebut.

    "Nanti, TPA yang lama tinggal tinggal kami tata dan kondisikan kembali dengan baik," katanya.

    Ia mengatakan, penanganan sampah di daerah setempat menjadi salah satu prioritas pemerintahannya dengan melibatkan organisasi perangkat daerah, masyarakat, maupun lembaga atau organsias i pemerhati lingkungan.

    Selain di Kota Labuan Bajo, lanjutnya, penanganan sampah di kawasan wisata Taman Nasional Komodo juga sedang dikerjakan otoritas terkait.

    "Penanganan ini juga bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, sehingga baik sampah-sampah di darat maupun kawasan wisata komodo terus kami tangani besama-sama secara serius," katanya.

    Sumber: Google News | Warta 24 Manggarai Barat

    thumbnail

    Posted by On 00.25

    Marianus Sae Ditahan KPK, Cawagub Emi Nomleni Tetap Kampanye

    Liputan6.com, Kupang - Meski saat ini calon Gubernur NTT, Marianus Sae, jadi tersangka kasus dugaan suap, namun Emi Nomleni, calon wakil gubernur pasangan Marianus, terus berkampanye.

    Emi Nomleni melakukan kampanye perdana di Kabupaten Sabu Raijua, Senin (19/2/2018).

    • Cegah OTT, KPK Awasi Kepala Daerah Ikut Pilkada 2018
    • Mendagri: Aturan KPU Izinkan Tersangka KPK Ikut Pilkada 2018
    • KPK: Tak Ada Penangguhan Penahanan Calon Kepala Daerah untuk Kampanye

    Tiba di Sabu Raijua, Emi disambut hangat warga dengan tradisi ciuman adat. Emi langsung memilih bertemu masyarakat di pasar dan sawah.

    "Ibu Emi tiba di Pasar Nataga langsung bertemu ibu-ibu kelompok tani. Para pedagang dan petani begitu senang bertemu calon wakil gubernur perempuan," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sabu Raijua, Paulus R Tuka, kepada Liputan6.com.

    Rina Kadja, salah satu pedagang di pasar Nataga Meba, menyambut baik kedatangan Emi. Mereka memberikan dukungan penuh, agar Emi Nomleni tetap semangat berjuang meraih kemenangan di Pilkada NTT.

    "Ibu Emi harus tetap semangat. Kami dukung supaya menang di pemilihan gubernur. Kami perempuan bangga Ibu Emi bisa," tutur Rina.

    1 dari 2 halaman

    Wakili Perempuan NTT

    Cawagub Emi Nomleni melakukan kampanye perdana di Kabupaten Sabu Raijua, Senin (19/2/2018), di Sabu Raijua, NTT. (Liputan6.com/Ola Keda)
    Cawagub Emi Nomleni melakukan kampanye perdana di Kabupaten Sabu Raijua, Senin (19/2/2018), di Sabu Raijua, NTT. (Liputan6.com/Ola Keda)

    Rina mengaku bangga Emi Nomleni bisa mewakili perempuan NTT dalam pilkada tahun ini.

    "Ibu tetap semangat dan Kami kelompok ibu - ibu siap bekerja keras untuk ibu meraih kemenangan di Pilgub. Kami senang karena selama ini, kaum perempuan dianggap hanya bisa di dapur. Kini saatnya perempuan maju," tegas Rina.

    Rina juga mengajak agar seluruh perempuan di NTT untuk satukan hati, satukan suara mendukung Emi Nomleni.

    "Wahai para perempuan NTT, ini saatnya kita perempuan bangkit. Mari kita satukan hati dan suara kita untuk Ibu Emi Nomleni," ajak Rina.

    Setelah bertemu dan bertatap muka dengan para pedagang, Emi menuju wilayah persawahan. Di sawah, Emi bersama para kelompok tani menanam padi bersama.

    JR Saragih menangis di depan wartawan saat KPU Sumut tidak meloloskannya untuk bertarung dalam pilkada mendatang.

    Sumber: Google News | Warta 24 Sabu Raijua

    thumbnail

    Posted by On 00.24

    4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

    4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia Reporter:

    Francisca Christy Rosana

    Editor:

    Tulus Wijanarko

    Sabtu, 3 Maret 2018 13:27 WIB
    Seorang wisatawan berfoto di Pantai Mbawana Sumba, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, NTT)

    Seorang wisatawan berfoto di Pantai Mbawana Sumba, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, NTT)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pantai dengan pe mandangan karang bolong atau berlubang sedang tenar sebagai tempat untuk berswafoto. Setelah Tanah Lot di Bali, bermunculan pantai dengan sajian serupa yang kini sedang digemari para penyuka jalan-jalan.

    Di Indonesia setidaknya ada empat pantai dengan karang bolong yang belakangan naik daun. Di antaranya berikut ini.

    1. Pantai Mbawana di Sumba

    Wisatawan biasa menyebut Pantai Batu Lobang. Sebab, di tepi pantai itu, terdapat dinding karang besar dengan lubang di tengahnya. Dinding tersebut tingginya lebih puluhan meter. Sedangkan lubangnya berbentuk seperti pintu bundar yang menghubungkan dua sisi pantai.

    Spot batu berlubang itu jadi favorit wisatawan untuk berfoto.

    Pantai ini dibuka untuk umum pada 2015. Aksesnya tergolong masih sulit. “Untuk menuju pantai, harus melewati jalan turun lumayan terjal dengan jarak sekitar 50 meter,” tutur Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya Jefry Markus Dethan saat dihubu ngi Tempo.co pada 3 Februari lalu.

    Jefry menyebut, untuk menuju ke pantai, wisatawan umumnya menyewa pemandu. Selain untuk menunjukkan jalur, pemandu bertugas buat membantu pengunjung melewati medan yang ekstrem. Tarif per pemandu berkisar Rp 20 ribu. Pemandu berasal dari masyarakat lokal.

    1. Pantai Uug atau Broken Beach di Nusa Penida

    Terkenal dengan julukan Broken Beach, pantai ini berbentuk seperti laguna dengan tebing-tebing karang yang melingkarinya. Tebing tersebut memiliki tinggi sekitar 50 meter.

    Di salah satu sisi, terdapat dinding tebing yang berlubang. Lubang itu menjadi pertemuan arus air laut.

    Laguna membuat pantai Uug atau Broken Beach tampak seperti sumur bila direkam dengan kamera pesawat atau drone.

    Broken Beach mulai ramai pada 2016. Apalagi sejak para travel influencer mengunggah foto pantai tersebut di akun berbagi gambar Instagram. Sekitar 35.600 foto pantai ini di unggah dengan tagar #brokenbeach.

    Broken Beach berlokasi di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Letaknya cukup jauh dari permukiman. Akses jalan menuju pantai ini juga masih cukup sulit.

    3. Batu Bolong Lombok

    Fenomena pantai batu bolong atau pantai dengan panorama karang berlubang juga terdapat di Lombok. Lokasi tepatnya tak jauh-jauh amat dengan Kota Mataram. Waktu tempuhnya kira-kira 30 menit dari pusat kota. Pantai ini selalu dilewati wisatawan bila mereka hendak ke Senggigi.

    Pantai Batu Bolong di Lombok hampir mirip dengan Tanah Lot Bali. Kedua pantai itu sama-sama memiliki pura di atas karang. Serupa dengan di Tanah Lot, umat Hindu di Lombok kerap menggelar ritus spiritual di Pantai Batu Bolong.

    Konon, Pantai Batu Bolong sarat kisah akan perjalanan seorang pendeta Hindu dari Jawa Timur ke Lombok. Pendeta itu menempuh perjalanan spiritual hingga menandai akhir perjalanannya di Lombok. Pura tempat sembahyang di pantai itu menjad i simbol perjalanan si pendeta.

    4. Pantai Batu Bolong Bali

    Kurang lebih 10 menit atau sekitar 3 kilometer dari Jalan Raya Krobokan, ada sebuah pantai yang masih menjadi favorit turis domestik, juga mancanegara. Namanya Pantai Batu Bolong. Karakternya berkarang. Bahkan, di beberapa titik, terdapat karang-karang besar yang memberikan efek estetis.

    Pasirnya halus, meski tak terlampau putih. Ruang bermain, juga berjemur, cukup luas. Orang bisa bersantai menikmati lanskap. Dapat juga melakoni aktivitas seperti berenang di pinggir pantai, berselancar, atau berwisata religi.

    Selain terkenal sebagai pantainya para surfer, Batu Bolong memang kesohor lantaran terdapat pura besar di sana. Jadi mereka bisa melihat orang-orang Hindu bersembahyang atau menggelar upacara di waktu-waktu tertentu.

    Artikel lain: Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

    Terkait
  • 9 Titik di Nusa Lembongan  Ini Layak Disambangi

    9 Titik di Nusa Lembongan Ini Layak Disambangi

    20 hari lalu
  • 3 Acara Wisata Pantai yang Tak Biasa di Bulan Februari

    3 Acara Wisata Pantai yang Tak Biasa di Bulan Februari

    29 hari lalu
  • Di Balik Gunung Salakan, Terhampar Keindahan Pantai Wedhi Ireng

    Di Balik Gunung Salakan, Terhampar Keindahan Pantai Wedhi Ireng

    51 hari lalu
  • Seharian di Kota Sorong, Apa yang Bisa Dilakukan?

    Seharian di Kota Sorong, Apa yang Bisa Dilakukan?

    26 Desember 2017
  • Rekomendasi
  • Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    5 jam lalu
  • Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    22 jam lalu
  • Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    23 jam lalu
  • Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    1 hari lalu
  • Foto
  • Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    19 jam lalu
  • Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    21 jam lalu
  • Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    1 hari lalu
  • Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    2 hari lalu
  • Video
  • Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    5 hari lalu
  • Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    5 hari lalu
  • Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    11 hari lalu
  • Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    12 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Barongsai, Ondel-ondel, dan Reog di Pawai Cap Go Meh Bekasi

  • 2

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen di Astindo Travel Fair

  • 3

    Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

  • 4

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

  • 5

    Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

  • Fokus
  • Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

    Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

  • Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

    Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

  • Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

    Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

  • Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

    Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

  • Terkini
  • 4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

    4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

    1 jam lalu
  • Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

    Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

    5 jam lalu
  • Tiga Lokasi Panjat Tebing yang Ekstrim versi Tedi Ixdiana

    Tiga Lokasi Panjat Tebing yang Ekstrim versi Tedi Ixdiana

    6 jam lalu
  • Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    6 jam lalu
  • Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    7 jam lalu
  • Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    7 jam lalu
  • Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    17 jam lalu
  • Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    18 jam lalu
  • Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

    Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

    19 jam lalu
  • Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    20 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Tim Ferrari, dari Alberto Ascari hingga Kimi Raikonen

    Jauh sebelum Kimi Raikonen, tim Ferrari sudah berlaga di Formula 1 sejak 1950. Tim itu telah meraih berbagai prestasi, baik driver maupun constructor.

    Sumber: Google News | Warta 24 Sumba Barat Daya