www.AlvinAdam.com

WARTA 24 NUSA TENGGARA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

KPK Periksa Bupati Ngada Marianus Sae dan Penyuapnya

Posted by On 20.47

KPK Periksa Bupati Ngada Marianus Sae dan Penyuapnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengagendakan pemeriksaan terhadap Bupati Ngada Marianus Sae dan Direktur PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming.

Keduanya merupakan tersangka dalam kasus suap terkait proyek-proyek di Pemerintah Kabupaten Ngada.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam pemeriksaan hari ini Marianus akan menjadi saksi untuk tersangka Wilhelmus.

"MSA akan menjadi saksi untuk tersangka WIU," kata Febri, saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2018).

Sementara itu, Wilhelmus juga akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus Marianus. Dalam kasus ini, Marianus diduga menerima suap dari Wilhelmus terkait sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Wilhelmus diketahui merupakan salah satu kontraktor di Kabupaten Ngada yang kerap mendapatkan proyek di Kabupaten Ngada sejak 2011.

(Baca juga: Bantah Ada OTT, KPK Cari Bukti Tambahan Terkait Kasus OTT Bupati Ngada)

Marianus diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari Wilhelmus. Sebagian suap untuk Marianus ada yang diberikan secara tunai ataupun lewat transfer bank.

"Total uang, baik yang ditransfer maupun diserahkan kas oleh WIU kepada MSA, sekitar Rp 4,1 miliar," kata Basaria.

Rinciannya, Marianus menerima Rp 1,5 miliar pada November 2017 secara tunai di Jakarta. Kemudian Rp 2 miliar diberikan lewat transfer bank pada Desember 2017.

Selanjutnya pada 16 Januari 2018, Marianus menerima lagi Rp 400 juta dari Wilhelmus di rumah bupati. Kemudian, pada 6 Februari 2018, dia menerima Rp 200 juta yang juga diberikan di rumah bupati.

Selain itu, suap ini juga diduga terkait dengan sejumlah proyek di Pemkab Ngada untuk 2018. Marianus diduga menjanjikan proyek-proyek tersebut dapat digarap Wilhelmus.

Proyek-proyek itu adalah pembangunan Jalan Poma Boras senilai Rp 5 miliar, jembatan Boawae Rp 3 miliar, ruas Jalan Ranamoeteni Rp 20 miliar, ruas Jalan Riominsimarunggela Rp 14 miliar, ruas Jalan Tadawaebella Rp 5 miliar, ruas Jalan Emerewaibella Rp 5 miliar, dan ruas Jalan Warbetutarawaja Rp 2 miliar. Nilai total proyek-proyek tersebut Rp 54 miliar.

Kompas TV Bupati Ngada diduga menerima suap dari Wilhelmus Iwan Ulumbu senilai Rp 4,1 miliar.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • KPK Operasi Tangkap Tangan Bupati Ngada Marianus Sae

Berita Terkait

KPK Tahan Penyuap Bupati Ngada

Ditahan KPK, Bupati Ngada Marianus Sae Bungkam

Bupati Ngada Tersangka Korupsi, Mendagri Kembali Prihatin

PDI-P Cermati Motif Politik dalam Kasus yang Menjerat Bupati Ngada

Perjalanan Marianus Sae, dari Pengusaha Kayu hingga Bupati Ngada 2 Periode

Terkini Lainnya

Dilaporkan Gerindra, Ananda Sukarlan Gandeng LBH GP Ansor

Dilaporkan Gerindra, Ananda Sukarlan Gandeng LBH GP Ansor

Nasional 03/03/2018, 11:26 WIB Penembakan di Michigan, Remaja Bunuh Orangtuanya

Penembakan di Michigan, Remaja Bunuh Orangtuanya

Internasional 03/03/2018, 11:23 WIB Anies Hadiri Pengukuhan Bidan Delima Provinsi DKI Jakarta

Anies Hadiri Pengukuhan Bidan Delima Provinsi DKI Jakarta

Megapolitan 03/03/2018, 11:09 WIB Air Mata Bahagia Sang Ibu untuk TKI Ida

Air Mata Bahagia Sang Ibu untuk TKI Ida

Regional 03/03/2018, 10:59 WIB Cerita soal Ojek Online Punya Jaringan Luas hingga Gagalkan Pencurian Motor

Cerita soal Ojek Online Punya Jaringan Luas hingga Gagalkan Pencurian Motor

Megapolitan 03/03/2018, 10:48 WIB Ada Truk Terperosok, Jalan Trans Sulawesi Macet Total Selama 2 Jam

Ada Truk Terperosok, Jalan Trans Sulawesi Macet Total Selama 2 Jam

Regional 03/03/2018, 10:01 WIB Iseng Jajal Senapan Angin, Penjual Soto Ayam Tembak Seorang Wanita

Iseng Jajal Senapan Angin, Penjual Soto Ayam Tembak Seorang Wanita

Megapolitan 03/03/2018, 09:46 WIB Wacana Penghapusan Pidana Jika Pejabat Kembalikan Uang Korupsi, Antara Opini dan Mispersepsi

Wacana Penghapusan Pidana Jika Pejabat Kembalikan Uang Korupsi, Antara Opini dan Mispersepsi

Nasional 03/03/2018, 09:39 WIB Operasi Simpatik, Pelanggar Lalu Lintas di Nunukan akan 'Dihukum' Berdoa

Operasi Simpatik, Pelanggar Lalu Lintas di Nunukan akan "Dihukum" Berdoa

Regional 03/03/2018, 09:28 WIB TransJakarta Hadirkan Armada Bagi Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok

TransJakarta Hadirkan Armada Bagi Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan 03/03/2018, 08:42 WIB Kisah TKI Ida 9 Tahun Hilang Komunikasi dengan Sang Ibu

Kisah TKI Ida 9 Tahun Hilang Komunikasi dengan Sang Ibu

Regional 03/03/2018, 08:42 WIB Petugas 'Manfaatkan' Teman Sekolah untuk Tangkap Tahanan yang Kabur

Petugas "Manfaatkan" Teman Sekolah untuk Tangkap Tahanan yang Kabur

Regional 03/03/2018, 08:28 WIB Bawaslu Dianggap Tak Punya Alasan Tolak Gugatan PBB

Bawaslu Dianggap Tak Punya Alasan Tolak Gugatan PBB

Nasional 03/03/2018, 07:45 WIB Jika Terpilih di Pileg 2019, PSI Wajibkan Calegnya Lapor Kinerja ke Medsos

Jika Terpilih di Pileg 2019, PSI Wajibkan Calegnya Lapor Kinerja ke Medsos

Nasional 03/03/2018, 07:25 WIB Polisi: Roro Fitria Tak Pernah Sampaikan Nama Artis Lain yang Terlibat Narkoba

Polisi: Roro Fitria Tak Pernah Sampaikan Nama Artis Lain yang Terlibat Narkoba

Megapolitan 03/03/2018, 07:05 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Ngada

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »