www.AlvinAdam.com

WARTA 24 NUSA TENGGARA TIMUR

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

Posted by On 00.24

4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia Reporter:

Francisca Christy Rosana

Editor:

Tulus Wijanarko

Sabtu, 3 Maret 2018 13:27 WIB
Seorang wisatawan berfoto di Pantai Mbawana Sumba, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, NTT)

Seorang wisatawan berfoto di Pantai Mbawana Sumba, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, NTT)

TEMPO.CO, Jakarta - Pantai dengan pe mandangan karang bolong atau berlubang sedang tenar sebagai tempat untuk berswafoto. Setelah Tanah Lot di Bali, bermunculan pantai dengan sajian serupa yang kini sedang digemari para penyuka jalan-jalan.

Di Indonesia setidaknya ada empat pantai dengan karang bolong yang belakangan naik daun. Di antaranya berikut ini.

  1. Pantai Mbawana di Sumba

Wisatawan biasa menyebut Pantai Batu Lobang. Sebab, di tepi pantai itu, terdapat dinding karang besar dengan lubang di tengahnya. Dinding tersebut tingginya lebih puluhan meter. Sedangkan lubangnya berbentuk seperti pintu bundar yang menghubungkan dua sisi pantai.

Spot batu berlubang itu jadi favorit wisatawan untuk berfoto.

Pantai ini dibuka untuk umum pada 2015. Aksesnya tergolong masih sulit. “Untuk menuju pantai, harus melewati jalan turun lumayan terjal dengan jarak sekitar 50 meter,” tutur Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya Jefry Markus Dethan saat dihubu ngi Tempo.co pada 3 Februari lalu.

Jefry menyebut, untuk menuju ke pantai, wisatawan umumnya menyewa pemandu. Selain untuk menunjukkan jalur, pemandu bertugas buat membantu pengunjung melewati medan yang ekstrem. Tarif per pemandu berkisar Rp 20 ribu. Pemandu berasal dari masyarakat lokal.

  1. Pantai Uug atau Broken Beach di Nusa Penida

Terkenal dengan julukan Broken Beach, pantai ini berbentuk seperti laguna dengan tebing-tebing karang yang melingkarinya. Tebing tersebut memiliki tinggi sekitar 50 meter.

Di salah satu sisi, terdapat dinding tebing yang berlubang. Lubang itu menjadi pertemuan arus air laut.

Laguna membuat pantai Uug atau Broken Beach tampak seperti sumur bila direkam dengan kamera pesawat atau drone.

Broken Beach mulai ramai pada 2016. Apalagi sejak para travel influencer mengunggah foto pantai tersebut di akun berbagi gambar Instagram. Sekitar 35.600 foto pantai ini di unggah dengan tagar #brokenbeach.

Broken Beach berlokasi di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Letaknya cukup jauh dari permukiman. Akses jalan menuju pantai ini juga masih cukup sulit.

3. Batu Bolong Lombok

Fenomena pantai batu bolong atau pantai dengan panorama karang berlubang juga terdapat di Lombok. Lokasi tepatnya tak jauh-jauh amat dengan Kota Mataram. Waktu tempuhnya kira-kira 30 menit dari pusat kota. Pantai ini selalu dilewati wisatawan bila mereka hendak ke Senggigi.

Pantai Batu Bolong di Lombok hampir mirip dengan Tanah Lot Bali. Kedua pantai itu sama-sama memiliki pura di atas karang. Serupa dengan di Tanah Lot, umat Hindu di Lombok kerap menggelar ritus spiritual di Pantai Batu Bolong.

Konon, Pantai Batu Bolong sarat kisah akan perjalanan seorang pendeta Hindu dari Jawa Timur ke Lombok. Pendeta itu menempuh perjalanan spiritual hingga menandai akhir perjalanannya di Lombok. Pura tempat sembahyang di pantai itu menjad i simbol perjalanan si pendeta.

4. Pantai Batu Bolong Bali

Kurang lebih 10 menit atau sekitar 3 kilometer dari Jalan Raya Krobokan, ada sebuah pantai yang masih menjadi favorit turis domestik, juga mancanegara. Namanya Pantai Batu Bolong. Karakternya berkarang. Bahkan, di beberapa titik, terdapat karang-karang besar yang memberikan efek estetis.

Pasirnya halus, meski tak terlampau putih. Ruang bermain, juga berjemur, cukup luas. Orang bisa bersantai menikmati lanskap. Dapat juga melakoni aktivitas seperti berenang di pinggir pantai, berselancar, atau berwisata religi.

Selain terkenal sebagai pantainya para surfer, Batu Bolong memang kesohor lantaran terdapat pura besar di sana. Jadi mereka bisa melihat orang-orang Hindu bersembahyang atau menggelar upacara di waktu-waktu tertentu.

Artikel lain: Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

Terkait
  • 9 Titik di Nusa Lembongan  Ini Layak Disambangi

    9 Titik di Nusa Lembongan Ini Layak Disambangi

    20 hari lalu
  • 3 Acara Wisata Pantai yang Tak Biasa di Bulan Februari

    3 Acara Wisata Pantai yang Tak Biasa di Bulan Februari

    29 hari lalu
  • Di Balik Gunung Salakan, Terhampar Keindahan Pantai Wedhi Ireng

    Di Balik Gunung Salakan, Terhampar Keindahan Pantai Wedhi Ireng

    51 hari lalu
  • Seharian di Kota Sorong, Apa yang Bisa Dilakukan?

    Seharian di Kota Sorong, Apa yang Bisa Dilakukan?

    26 Desember 2017
  • Rekomendasi
  • Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    5 jam lalu
  • Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    22 jam lalu
  • Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    23 jam lalu
  • Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    1 hari lalu
  • Foto
  • Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    19 jam lalu
  • Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    21 jam lalu
  • Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    1 hari lalu
  • Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    2 hari lalu
  • Video
  • Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    5 hari lalu
  • Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    5 hari lalu
  • Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    11 hari lalu
  • Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    12 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Barongsai, Ondel-ondel, dan Reog di Pawai Cap Go Meh Bekasi

  • 2

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen di Astindo Travel Fair

  • 3

    Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

  • 4

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

  • 5

    Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

  • Fokus
  • Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

    Kemajuan Pembangunan MRT Sudah 92 Persen, Ini Hitungan Tarifnya

  • Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

    Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

  • Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

    Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

  • Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

    Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

  • Terkini
  • 4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

    4 Pantai Berbatu Bolong yang Hits untuk Swafoto di Indonesia

    1 jam lalu
  • Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

    Cap Go Meh, Tari Saman Aceh Hentakkan Festival Lampion Taiwan

    5 jam lalu
  • Tiga Lokasi Panjat Tebing yang Ekstrim versi Tedi Ixdiana

    Tiga Lokasi Panjat Tebing yang Ekstrim versi Tedi Ixdiana

    6 jam lalu
  • Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    Paket Wisata Muslim ke Cina dan Korea Ada di Astindo Travel Fair

    6 jam lalu
  • Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    7 jam lalu
  • Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    7 jam lalu
  • Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    17 jam lalu
  • Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    18 jam lalu
  • Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

    Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

    19 jam lalu
  • Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    20 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Tim Ferrari, dari Alberto Ascari hingga Kimi Raikonen

    Jauh sebelum Kimi Raikonen, tim Ferrari sudah berlaga di Formula 1 sejak 1950. Tim itu telah meraih berbagai prestasi, baik driver maupun constructor.

    Sumber: Google News | Warta 24 Sumba Barat Daya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »